Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2015

Ketika Mentari Pagi Berjalan Begitu Cepat (Efek Kenaikan TPP Bagi PNS Provinsi Jateng)

Pagi itu, matahari seolah bergulir begitu cepat, menimbulkan kegaduhan di sebuah sudut di kota Atlas. Seorang laki-laki paruh baya yang dahulu digadang-gadang menjadi Calon Perwira Menengah (ke bawah..?) terlihat begitu tergopoh-gopoh. Sorot matanya menunjukkan kegelisahan. Sang istri yang cantik jelita pun memahami kerisauan belahan hatinya, dia mendekat dan berusaha menenangkan. Maka terjadilah percakapan seperti berikut ini :

Istri : "Pa, kok buru-buru banget sih?"

Rabu, 31 Desember 2014

The Story Behind Jarot Ari Wibowo

Jarang-jarang nulis tentang hal yang bersifat pribadi, mungkin karena situasi saat saya menulis yang dalam kesunyian karena ditinggal anak istri liburan, hingga saya merindukan suasana "keluarga". Dalam tulisan ini akan mengulik kembali cerita silam yang melatarbelakangi seorang JRT di masa kini. Mudah-mudahan ada hikmah didalamnya.

Saya terlahir sebagai anak  desa dari keluarga kelas menengah (agak ke bawah..), miskin nggak-kaya juga nggak. Bapak dan Ibu adalah PNS di lingkungan militer. Pengaruh militerisme sangat mempengaruhi terutama Bapak dalam mendidik anak-anaknya, tapi memang lebih baik sipil yang militeris, daripada militer yang sipilis...hehehe..
Disiplin, itu yang selalu diajarkan Bapak pada anak-anaknya, meskipun baru setelah saya dewasa mengerti bahwa itu adalah disiplin, dulu sih ngertinya "sakiit, pediiih, takuut.." Tapi jangan salah, dibalik sosok Bapak yang disiplin, beliau sangat hangat dan tak jarang sangat lucu buat kami anak-anaknya.